5 kunci sukses jualan untuk reseller

5 Kunci Jago Jualan Untuk Reseller

Rabu, 01 Juni 2016 Selling Comments
sukses jualan reseller

Ada banyak cara untuk memulai dan mengembangkan bisnis. Seperti yang pernah saya ceritakan pada sesi Sharing Bisnis melalui aplikasi chat Telegram, saya membagikan rahasia dalam mengembangkan perusahaan. Ingin tahu isi diskusinya? Simak baik-baik, ya.

Kunci rahasia dalam mengembangkan PT Ednovate adalah saya membangun tim dan reseller! Selama satu tahun membangun reseller, akhirnya kini sudah lebih dari 700 reseller yang bergabung. Di dalam perjalanannya, saya sadar bahwa agen perlu diberikan pelatihan seperti training secara intense jika penjualan ingin meningkat.

Hal tersebutlah yang membuat saya dan tim bergerak untuk melaunching program Jago Jualan Untuk Reseller pada bulan Juni tahun ini. Program tersebut merupakan series edukasi untuk menolong agen Ednovate agar jago jualan melalui video, buku, grup WhatsApp dan konsultasi mentor.

Oke, saya mulai ya. Begini, setelah saya eksplore ketika saya mengembangkan agen, biasanya agen punya problem ide jualan atau cara jualan ke calon prospek. Ujung-ujungnya reseller menjadi putus asa ketika sudah mencoba berbagai cara untuk berjualan tapi tidak juga pecah telur alias belum closing-closing.

Hasil dari observasi saya, setidaknya ada 5 permasalahan yang sering dialami reseller:
1. Reseller kurang begitu menguasai produk (ketika ditanya calon prospek, jadi gelagapan karena tidak paham produk)
2. Reseller tidak punya target jualan sehingga jadi tidak konsisten jualannya
3. Reseller kurang menguasai social media sehingga agak sulit membuat kolam prospek
4. Reseller belum memahami copywriting saat promosi
5. Reseller kurang menguasai Teknik Closing.

Saya mengangkat topik tentang reseller, karena saya yakin ada banyak sekali orang yang ingin mendapat income tambahan dengan modal minim. Dan teknik mudahnya adalah menjadi reseller. Enaknya menjadi reseller apalagi dengan sistem dropship yaitu tidak perlu menyediakan stok dan biasanya tidak memerlukan modal besar agar langsung dapat income.

Hanya saja problemnya adalah ketika jualan, benar kan? Nah, dari kelima permasalahan tersebut yang saya coba buat solusinya. Berikut 5 KUNCI JAGO JUALAN UNTUK RESELLER!

1. WAJIB menguasai PRODUK yang dijual
Poin ini sangat penting untuk para reseller, hasil surveinya adalah orang yang menguasai produk LEBIH CEPAT dan LEBIH BANYAK closing dibanding yang tidak paham produk yang dijual (alias cuma asal jualan). Selain itu akan lebih bagus jika kita sudah mencoba produknya terlebih dahulu sehingga bisa menceritakan pengalaman kita ke calon prospek.

Contoh: saya punya agen yang kurang begitu paham tentang produk yang dijual (meski sudah ikut training). Meski bisa closing, tapi tingkat closing agen saya yang satu ini tidak sebesar agen yang menguasai produk.

Simpelnya gini, ketika kita menguasai produk / sudah mencoba sendiri, kita bisa menjelaskan produk ke calon prospek jauh lebih cepat dan terkesan expert. Selain itu, agen atau reseller yang paham produk saya yakin jualannya lebih PEDE dibanding yang tidak menguasai atau bahkan tidak mencoba produknya sendiri.

2. WAJIB buat TARGET JUALAN BULANAN
Biasanya yang terjadi adalah, kita sebagai agen lebih sering menjual produk tanpa membuat target. Benar kan? Kondisi inilah yang seringkali membuat agen tidak konsisten dalam berjualan. Tidak adanya target membuat para agen atau reseller tidak memiliki tantangan yang harus dikejar. Kalau ingin mendapatkan omzet penjualan yang besar, sebagai reseller, kita wajib membuat target jualan. Kemudian ditulis di buku target.

Target bisa dibuat per hari, per minggu atau bulanan. Kuncinya adalah, buat targetnya > kejar targetnya + monitor.

3. PELAJARI SOCIAL MEDIA UNTUK JUALAN
Biasanya reseller cenderung jarang menggunakan media berbayar. Biasanya menggunakan yang murah atau free seperti social media. Social media adalah media yang sangat ampuh jika kita memahami cara kerjanya. Tapi ingat, meskipun social media bisa kita pakai untuk media jualan, bukan berarti kita bisa berjualan seenaknya hingga dinilai promosi berlebihan. Kalau begini, ujung-ujungnya kita malah di-unfollow atau di-unlike

Konsep social media adalah seakan-akan kita membangun kolam prospek. Mengundang prospek untuk datang ke kolam kita.

Begini simpelnya, lebih mudah mancing ikan di lautan luas atau di kolam sendiri yang sudah pasti banyak ikannya, karena sudah kita kumpulkan? Beberapa media atau messaging service yang bisa dipakai untuk membangun kolam di antaranya yaitu Facebook, Instagram, BBM, WhatsApp, Telegram dan lain-lain. Kunci suksesnya adalah, kita harus membagikan sesuatu yang disukai oleh si ikan terlebih dahulu. Sehingga ikan-ikan datang menghampiri. Misal jika kita jualan baju anak, kita harus rutin sharing tentang tips merawat anak atau tips parenting. Jadi ikan (prospek) akan join ke kolam kita (follow).

Ketika sudah besar dan siap dipanen, baru kita bisa closingkan dengan mudah.

4. PELAJARI COPYWRITING
Apa itu copykeriting? Ehh copywriting hehehe. Jadi begini, copywriting adalah segala bentuk TULISAN di MEDIA APAPUN yang bertujuan untuk MEMPROMOSIKAN produk Anda agar OMZET MELESAT. Nah, apa si tujuan copywriting??

- Membuat penawaran lebih menarik
- Meyakinkan calon pembeli
- Mengubah calon pembeli jadi pembeli
- Meningkatkan Omzet

Anda dapat membuat Copywriting untuk Status BBM, Status WhatsApp, Avatar, BC Copy, Email, Social Media all channel, Poster Iklan, Berbagai media offline dan lainnya. Penting diingat dan dipahami bahwa 3 DETIK PERTAMA sangat menentukan. Artinya kita harus membuat judul promo semenarik mungkin bahkan membuat penasaran.

Beberapa eksekusi copywriting nantinya ada di headline (judul promo), storytelling, body copy, call to action, gimmick, benefit dan lainnya.

Perbedaan JUDUL (headline) dengan copywriting dan tanpa copywriting, seperti ini:

Tanpa copywriting:
Joinlah di Peluang Bisnis Laundry

Dengan Copywriting:
Terungkap Rahasia Income Milyaran dari Bisnis Laundry

Lihat contoh diatas, akan lebih menarik jika diberi copywriting!

5. KUASAI TEKNIK CLOSING
Apa itu teknik closing? Teknik ini adalah cara meyakinkan serta mengubah calon pembeli menjadi pembeli. Goalnya adalah agar terjadi transaksi (closing). Setelah kita menguasai produk dan membuat target jualan, kemudian membuat "kolam ikan" di social media atau messaging service. Ditambah lagi ilmu copywriting yang aduhai, langkah penting selanjutnya adalah WAJIB menguasai TEKNIK CLOSING.

Ingat, tujuannya agar terjadi transaksi dan menghasilkan CASH!

Beberapa teknik yang bisa dilakukan untuk teknik closing di antaranya seperti memberikan bukti, gratis bonus,  diskon, limited offer (penawaran terbatas), garansi  (ada jaminan), voucher, memberikan testimony, Cross Selling / Up Selling, Cash Back, Fakta (meyakinkan) atau Trial (agar mencoba). Goalnya adalah, ketika kita menerapkan 5 KUNCI JAGO JUALAN untuk reseller ini, penjualan kita sebagai reseller bisa meningkat.

Sekian materinya, next akan kita bahas satu per satu menjadi satu topik tersendiri ya. Buat teman-teman agen Ednovate, siap-siap bakal menerima materi di bulan Juni-Agustus dalam format materi, video, ebook dan grup WhatsApp. Untuk teman-teman yang belum punya bisnis, kalau mau mulai bisnis dengan modal minim bisa mulai dengan reseller.

Buat yang sudah jadi reseller, terapkan materi diatas ya. Semoga bermanfaat :)



Hermas Puspito, CEO PT Ednovate Indonesia dan Founder Webpraktis

Comments. Leave new

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *