Anda Kepo Ga Sih dengan Bisnis Sendiri?

Anda Kepo Ga Sih dengan Bisnis Sendiri?

Rabu, 22 Juni 2016 Keuangan Bisnis Comments
bisnis saya

Pertanyaan menarik untuk saya lontarkan pagi ini kepada temen-temen pemilik bisnis. Hayo jawabannya apa?

Kepo atau bahasa gaulnya ingin tahu (kadang kebangetan) biasanya salah satu sifat kita. Bahkan saya juga. Saya kadang kepo dengan artis maupun public figure. Makanya tayangan gosip-gosip di tv laris bukan? Hehe.

Tapi konteks kali ini berbeda. Kepo dalam bisnis. Ya, Anda kepo ga sih dengan bisnis Anda sendiri? Pasti temen-temen sekalian nanya dalam hati, kepo dalam artian apa ya Mas?

Mari kita bahas satu per satu.

Oiya, sekedar info aja. Artikel ini saya tulis karena kemarin diskusi dengan salah satu client yang bisnisnya F&B (food and beverages) di bilangan bulungan. I loved their steak.

1. Tahu persis ga bisnis Anda sekarang posisinya dimana?
Ya tau lah Mas. Posisi bisnis saya dirumah saya sendiri. (juedar anak kecil juga tahu, Mas Ndaru ini lagi ngelawak atau kurang minum obat?)

Pertanyaan saya tolong diresapi baik-baik Mas dan Mbak sekalian. Maksud saya, posisinya itu sedang dalam tahap kemajuan, kemunduran atau kebingungan? Wah, dalem iki bahasanne. Iyo atau Iyo? Logat tegal keluar nih jadinya.

Kadang pemilik bisnis itu lucu. Berasa paling tau bisnisnya. Gw tau kok bisnis gw, kok lo sok tau sih? mungkin ujar teman-teman dalam hati. Hayo, sekarang jawab, posisinya dimana di 3 pilihan diatas.

Temen-temen tau kan, 3 pilihan diatas itu dengan mudah dijawab apabila ada? (titik titik) Yes UKURANNYA.

Baju aja ada ukurannya, masa bisnis ga ada ukurannya? Benar atau benar banget?

Apa ukurannya? Macem-macem, ada L, XL loh loh ngelantur iki Ukurannya adalah posisi kita dibandingkan dengan kondisi kita tahun lalu dengan periode yang sama.

Walah, angel tenan Mas omonganne, wong aku gini-gini wae wes tajir melintir pontang panting kok. Wuits, sabar dulu, sekarang boleh sombong, tapi kalau ga dikasi ukuran, hati-hati, ban gembes tipis lebih mengerikan daripada ban pecah (ilustrasi yang aneh hehe).

Nah, jadi penting hukumnya punya ukuran yo Catet

2. Pengen tau ndak sih jasa atau produk apa yang paling laris?

Nah loh, juedar lagi nih Wong produkku cuman 10, ya aku tau Mas. Good. Sekarang dari 10 produk tersebut, mana yang untunge paling akeh (paling banyak-red)? Tetot ndak tau.

Yes, banyak pemilik bisnis yang hal beginian aja ga tau. Yang penting bisnis mengalir Mas. Ndak usah dipusingin. Setuju banget, ngalir kaya air yang ujung-ujungnya ga tau kemana.

So, masih ndak mau kepo sama bisnis sendiri?

3. Satu lagi, mudah-mudahan ndak kaget lagi. Tau ndak bisnismu itu pelanggan paling setia ne itu sopo?

Halah Mas, pertanyaanmu kok angel kabeh toh hehe.. namanya juga sotoy, boleh donk. Susah ndak? Kalau temen-temen sudah bisa jawab 3 pertanyaan di atas dengan cepat, tak acungi jempol 5 deh, (pinjem jempol tetangga).

Artinya apa, kekepoanmu sudah sangat akut di bisnis Anda sendiri. Kalau ndak, cepat-cepat cari dukun profesional dibisnis, wkwkw becanda deng. Yang harus dicari adalah cepet-cepet belajar di semua tempat belajar. Biar apa? Biar makin kepo dan maju bisnisnya.

Sip, opo meneh? Cukup pusing kan pagi ini?

Yuk,

Cari omset dan profit lagi. Semangat ya.


Purwandaru
Founder SmartCounting
Specializes in financial, accounting and management consulting

Related Posts

  • Ada Apa Dengan Buku Anda? Selasa, 17 Mei 2016
  • Anda Kepo Ga Sih dengan Bisnis Sendiri? Rabu, 22 Juni 2016
  • Mau Tahu Cara Akselerasi Bisnismu? Jum'at, 24 Juni 2016
  • Comments. Leave new

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *