Apakah Menjasi Pengusaha Membutuhkan Modal?

Apakah Menjadi Pengusaha Membutuhkan Modal?

Selasa, 17 Mei 2016 Starting Bisnis Comments
modal jadi pengusaha

"Aduh saya belum punya modal; nanti kalau sudah ada baru saya akan mulai usaha sendiri"

Keluhan diatas seringkali diucapkan oleh rekan-rekan yang berniat untuk memulai sebuah bisnis namun belum berani memulai karena merasa tidak memiliki modal finansial yang cukup.

Pertanyaannya adalah, apakah untuk menjadi seorang pengusaha harus memiliki modal finansial yang cukup?

Modal tidak hanya didefinisikan sebagai modal finansial atau uang, namun memiliki makna yang lebih luas. Keberanian, persistensi, kerja keras, kreatifitas, kepercayaan, jaringan pertemanan, dan keahlian juga merupakan bentuk modal yang bahkan jauh lebih penting dari hanya sekedar modal finansial.

Lalu bagaimana caranya apabila kita merasa sudah merasa memiliki kompetensi untuk menjadi pengusaha namun tidak memiliki modal finansial yang kuat?

Mencari investor atau pinjaman lunak

Mulailah dengan mencari orang terdekat yang percaya dengan kita dan mampu memberi pinjaman yang sangat lunak dalam hal pengembaliannya. Semakin bersahabat skema pengembaliannya (bunga sangat ringan atau bagi hasil dengan jangka waktu yang panjang), maka semakin baik.

Pre-order

Cari pelanggan yang rela untuk membayar produk atau jasa kita terlebih dahulu, sehingga kita bisa menggunakan pembayaran didepan (Down Payment atau DP) yang diberikan oleh pelanggan untuk melakukan produksi. Selain memberikan keringanan dari sisi keuangan, sistem pre-order mengurangi resiko stok produk yang tidak terjual.

Untuk bisnis di bidang jasa konsultasi, seringkali yang dibutuhkan hanyalah proposal yang bagus kemudian kita bisa mencari uang didepan setelah proposal yang kita berikan diterima oleh klien dan mereka membayarkan DP kepada kita.

Mencari dana hibah

Dana Pemerintah, CSR perusahaan, ataupun lomba wirausaha dapat menjadi solusi untuk mendapatkan uang yang dibutuhkan untuk menjadi modal usaha. Dana hibah memiliki kelebihan dimana biasanya diberikan secara cuma-cuma tanpa mengaharapkan timbal balik secara keuangan. Selain itu dapat juga menggunakan fasilitas crowdfunding, yaitu suatu konsep dimana masyarakat secara kolektif menyumbangkan uang untuk membantu pengusaha untuk merealisasikan produk atau jasa. Sebagai contoh crowdfunding yang cukup populer adalah kickstarter.com yang memiliki donatur dari seluruh dunia.

Selain tiga poin diatas, ada satu jenis modal yang paling penting diantara semua yang sudah disebutkan diatas, yaitu Modal Nekat.

Nekat sama dengan berani mengambil resiko yang tentunya harus terukur. Untuk menjadi pengusaha, kita harus memiliki mindset yang positif dan tidak takut kalah karena semakin banyak kita memusingkan apa yang terjadi kedepannya, maka akan timbul keraguan dan menyebabkan kita terlalu lama untuk mulai berwirausaha.

Just do it, kalau kata Nike.

Comments. Leave new

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *