Ngapain Jadi Pengusaha Kalau Hanya....

Ngapain Jadi Pengusaha Kalau Hanya....

Sabtu, 02 Juli 2016 Starting Bisnis Comments
Ngapain Jadi Pengusaha Kalau Hanya....

Ngapain jadi pengusaha kalau hanya pengen cepet kaya?
Ngapain jadi pengusaha kalau hanya pengen passive income dengan cepat?
Ngapain jadi pengusaha kalau hanya pengen kerja santai?

Hehe, kenapa saya sharing tentang ini, sebab makin banyak teman-teman ingin jadi pengusaha hanya karena motivasi ketiga hal diatas. Begini ya, kalau cuma ngejar motivasi seperti diatas mending ga usah jadi pengusaha. Ga ada yang namanya sukses dengan cepat, sukses dalam bisnis itu butuh proses dan kadang prosesnya itu ga enak. Beneran!

Saya teringat waktu awal-awal merintis bisnis, ngalamin yang namanya mengantar box makanan dari acara ke acara, dari pesanan ke pesanan, gotong-gotong sendiri, kipas-kipasin ayam bakar sendiri. Pernah ga ada orderan sama sekali, makanannya saya makan sendiri, sedih benerrr. Itu dulu masa merintis bisnis dan saat itu ga ngerti gimana si caranya bisnis itu. Dulu rada mahal kalau mau belajar bisnis, training aja mahal bener. Sekarang mah yang terjangkau kayak Program Kelas Pengusaha mungkin udah ada banyak.

Terus ada yang bilang jadi pengusaha bisa santai, sampai ada yang bilang, kalau jadi pengusaha nanti bisa begini, usahanya jalan, pengusahanya jalan-jalan. Preettt ! itu kalau udah gede ya bisnisnya, kalau masih merintis ya harus berjuang, jangan pengennya santai. Kecuali dah punya ratusan karyawan dan omzet milyaran per bulan, boleh deh santai sedikit. Kalau masih merintis, jangan mimpiii.

Saya punya banyak teman-teman pengusaha yang sudah sukses, mereka cerita, di tahun-tahun pertama, setidaknya 5 tahun pertama, jam kerja jadi pengusaha bisa lebih padat dan lebih sibuk dibanding waktu jadi karyawan dulu, bahkan sabtu minggu aja harus standby kerja.

Jika dibanding dulu, sekarang saya tidak sesibuk waktu awal-awal merintis. Sudah ada hampir 30 member tim yang membantu untuk saling support di Webpraktis Ednovate. Per tim sudah tahu apa yang harus dikerjakan. Tahu targetnya berapa. Tahu harus kirim report kesiapa. Untuk bisa seperti ini perlu proses yang ga singkat. Perlu proses belajar hingga akhirnya bisa seperti ini.

Hingga sekarang, saya dan tim masih tetap belajar. Baru saja bulan lalu saya ikut training dan trainingnya seharga 11 juta per orang. Wow! Mungkin ada yang bilang mahal. Tapi tahukah Anda, belajar itungan jauh lebih murah dibanding udah ngalamin bangkrut dulu, biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih mahal. Beneran deh, jangan sampai deh seperti ini.

Waktu saya membuat program kelas pengusaha, saya aja ga kepikiran, kenapa saya ga belajar semua materi ini dari dulu. Kalau saja saya tahu ini dari dulu, mungkin usaha Webpraktis yang saat ini sedang saya rintis bisa jauh lebih pesat, bukan cuma melayani UKM Indonesia, malah bisa ASEAN. Tapi sekali lagi jangan menyesali masa lalu, lakukan sesuatu di masa kini untuk menjangkau masa depan lebih baik. Saya juga tidak menyesal, saya bersyukur sudah ada orang Korea yang mau buat web di webpraktis, jadi ga hanya ASEAN hehe.

Ohiya kelas pengusaha itu apa ya? Karena materinya sudah agak panjang, agak riweuh kalau saya info disini, teman-teman bisa cek infonya di link ini http://bit.ly/InfoKelasPengusaha . Nah, kembali ke kalimat saya diatas, saya mendorong teman-teman untuk memiliki alasan yang kuat untuk menjadi pengusaha, bukan hanya mengejar duit semata, bukan hanya mengejar sukses dengan cara instan, melainkan cari sesuatu yang jauh lebih mulia. Ingat sukses itu ga instan, mie instan aja ga bisa langsung jadi. Butuh dimasak dulu, ya kann?

Pikirkan bagaimana caranya agar bisnis yang Anda buat tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri dari segi profit, melainkan bisnis Anda bisa membantu orang banyak. Sehingga dengan tujuan ini Anda punya tujuan jauh lebih mulia dari sekedar hanya mendulang kekayaan semata.

Milikilah tujuan yang bisa bermanfaat untuk orang banyak saat Anda memutuskan jadi pengusaha. Jika Anda sudah punya tujuan yang jelas, maka saatnya untuk maju, saatnya total, jangan menyerah dan berjuang ekstra meski tantangan terus Anda hadapi.

Kalau tujuan Anda jelas, saya yakin tidak ada perjuangan yang sia-sia, tidak ada pengorbanan yang sia-sia. Maju terus, berdoa, belajar, praktek dan jangan menyerah. Anda pasti bisa!

Maju terus teman-teman!
Jika sharing ini bermanfaat, jangan lupa share ke teman-teman ya. Jangan lupa untuk join FB Group http://bit.ly/GroupBelajarBisnis untuk mendapatkan tips bisnis lainnya.


Hermas Puspito
Founder Webpraktis & Program Kelas Pengusaha.

Comments. Leave new

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *